Rekening koran menunjukkan saldo Rp47.320.000 sementara buku kas perusahaan mencatat Rp51.750.000. Selisih hampir Rp4,5 juta itu tidak muncul begitu saja: ada transaksi yang dicatat bank tapi belum masuk buku, ada yang sudah dibukukan tapi belum diproses bank, dan mungkin ada satu atau dua kesalahan input yang tersembunyi. Mengetahui cara mencocokkan rekening koran dengan buku kas adalah keterampilan wajib bagi siapapun yang mengelola keuangan bisnis.
Proses mencocokkan rekening koran dengan buku kas yang dilakukan dengan benar bukan hanya menghasilkan angka yang sama di kedua sisi, tetapi juga mengungkap transaksi yang selama ini tidak terdeteksi. Artikel ini membahas seluruh prosesnya dari awal hingga jurnal penyesuaian.
Apa yang Dimaksud Mencocokkan Rekening Koran dengan Buku Kas
Mencocokkan rekening koran dengan buku kas adalah proses membandingkan dua catatan transaksi dari sumber berbeda: catatan internal perusahaan (buku kas atau buku besar akun kas) dan catatan yang dikeluarkan bank (rekening koran). Karena keduanya mencatat transaksi yang sama dari sudut pandang berbeda, setelah penyesuaian saldo akhir keduanya seharusnya identik.
Proses ini wajib dilakukan minimal sebulan sekali, idealnya di hari yang sama setiap bulan agar tidak ada penumpukan transaksi.
Penyebab Rekening Koran dan Buku Kas Selalu Berbeda
| Penyebab | Keterangan | Ada di Buku? | Ada di Bank? |
| Deposit in Transit | Setoran sudah dicatat di buku tapi belum masuk ke rekening koran | Ya | Belum |
| Outstanding Check | Cek atau transfer sudah dicatat di buku tapi belum dicairkan penerima | Ya | Belum |
| Biaya administrasi bank | Dipotong langsung oleh bank tanpa pemberitahuan | Belum | Ya |
| Bunga bank / jasa giro | Dikreditkan langsung oleh bank ke rekening | Belum | Ya |
| Inkaso piutang oleh bank | Bank menagih piutang dan langsung mengkredit rekening | Belum | Ya |
| Cek kosong NSF | Cek dari pelanggan ditolak karena saldo tidak cukup | Sudah dicatat | Dibalik bank |
Cara Mencocokkan Rekening Koran dengan Buku Kas Langkah demi Langkah

Langkah 1: Siapkan Dua Dokumen Berdampingan
Siapkan mutasi rekening koran bulan yang direkonsiliasi dan buku kas perusahaan untuk periode yang sama. Jika menggunakan spreadsheet, buat dua kolom: kolom kiri untuk transaksi buku kas, kolom kanan untuk transaksi rekening koran. Pastikan keduanya mencakup rentang tanggal yang persis sama.
Langkah 2: Cocokkan dan Tandai Transaksi yang Sama
Mulai dari transaksi dengan nilai terbesar. Cari transaksi di rekening koran yang memiliki nomor referensi, nominal, dan tanggal yang cocok dengan transaksi di buku kas. Beri tanda centang di kedua sisi. Cara mencocokkan rekening koran dengan buku kas yang efisien adalah dengan menyortir keduanya berdasarkan nominal dari terbesar ke terkecil sebelum mulai mencocokkan.
Langkah 3: Pisahkan Transaksi yang Belum Cocok
- Transaksi di buku kas yang tidak ada di rekening koran: kemungkinan deposit in transit atau outstanding check.
- Transaksi di rekening koran yang tidak ada di buku kas: kemungkinan biaya bank, bunga, inkaso, atau cek kosong NSF.
Langkah 4: Identifikasi Transaksi Siluman
Transaksi siluman adalah transaksi yang muncul di rekening koran tetapi tidak pernah dicatat di buku kas perusahaan. Ini adalah kategori paling penting dalam cara mencocokkan rekening koran dengan buku kas karena inilah yang menghasilkan jurnal penyesuaian.
Periksa setiap entri di rekening koran yang tidak memiliki pasangan. ADM atau FEE biasanya biaya administrasi bank, JASA GIRO adalah bunga bank, dan TRANSFER MASUK dari nama pengirim tidak familiar mungkin pembayaran piutang yang inkaso oleh bank.
Langkah 5: Hitung Saldo Disesuaikan dan Verifikasi
| Keterangan | Jumlah (Rp) |
| Saldo rekening koran | xxx.xxx.xxx |
| (+) Deposit in transit | x.xxx.xxx |
| (-) Outstanding check | (x.xxx.xxx) |
| = Saldo bank disesuaikan | xxx.xxx.xxx |
| Saldo buku kas perusahaan | xxx.xxx.xxx |
| (+) Bunga bank, inkaso piutang | x.xxx.xxx |
| (-) Biaya administrasi bank, cek kosong NSF | (x.xxx.xxx) |
| = Saldo buku disesuaikan | xxx.xxx.xxx |
| Selisih (harus nol) | 0 |
Jurnal Penyesuaian setelah Mencocokkan Rekening Koran
Transaksi siluman yang ditemukan saat cara mencocokkan rekening koran dengan buku kas wajib dibuatkan jurnal penyesuaian. Tanpa jurnal ini, saldo akun kas di buku besar tidak mencerminkan kondisi kas yang sesungguhnya.
| Jenis Transaksi Siluman | Akun Debit | Akun Kredit |
| Biaya administrasi bank | Beban Adm Bank | Kas / Bank |
| Bunga bank / jasa giro | Kas / Bank | Pendapatan Bunga |
| Inkaso piutang oleh bank | Kas / Bank | Piutang Usaha |
| Cek kosong NSF | Piutang Usaha | Kas / Bank |
Kesimpulan
Cara mencocokkan rekening koran dengan buku kas yang benar dimulai dari menyiapkan dua dokumen berdampingan, menandai semua transaksi yang cocok, memisahkan yang belum cocok, mengidentifikasi transaksi siluman, dan membuat jurnal penyesuaian. Proses ini adalah investasi waktu 1-2 jam per bulan yang memberikan informasi keuangan yang bisa dipercaya.
Artikel ini adalah bagian dari panduan lengkap cara merapikan pembukuan yang berantakan. Jika bisnis Anda membutuhkan pendampingan dalam proses rekonsiliasi, tim Balancio Indo siap membantu. Kunjungi www.balancioindo.com untuk konsultasi pertama secara gratis.
Butuh bantuan menyusun strategi keuangan bisnis Anda?
Start a Consultation