Cash Runway Excel membantu bisnis memperkirakan berapa lama kas dapat mendukung operasi berdasarkan inflow, outflow, burn rate, dan minimum cash yang ditentukan.
Workbook ini berguna untuk melihat apakah posisi kas berpotensi turun di bawah batas operasional, serta kapan perusahaan perlu mengevaluasi pengeluaran, penerimaan, atau kebutuhan pendanaan.
Download Cash Runway & Minimum Cash Planner Excel
Apa Itu Cash Runway?
Cash runway adalah estimasi berapa lama kas yang tersedia dapat mendukung operasi jika bisnis terus mengalami net cash burn pada tingkat tertentu.
Rumus pendekatan sederhana:
Cash Runway = Available Cash ÷ Average Monthly Net Burn
Rumus ini merupakan indikator cepat. Proyeksi kas per bulan tetap diperlukan jika inflow dan outflow berubah secara signifikan.
Apa Bedanya Gross Burn dan Net Burn?
Gross burn menggambarkan besarnya pengeluaran kas operasional pada periode tertentu.
Net burn memperhitungkan penerimaan kas sehingga menunjukkan berapa banyak kas bersih yang berkurang.
Perbedaan keduanya penting terutama bagi bisnis yang masih membiayai sebagian operasi dari cadangan kas.
Apa yang Ada dalam Workbook?
| Sheet | Fungsi |
|---|---|
| Opening_Cash | Saldo kas awal. |
| Monthly_Inflow | Rencana penerimaan kas. |
| Monthly_Outflow | Rencana pengeluaran. |
| Burn_Rate | Analisis pengurangan kas. |
| Runway | Proyeksi saldo kas setiap bulan. |
| Minimum_Cash | Batas minimum dan reserve. |
| Scenario | Base, Upside, dan Downside. |
| Funding_Gap | Potensi kebutuhan kas tambahan. |
| Dashboard | Ringkasan risiko likuiditas. |
Contoh Mengapa Rumus Runway Saja Tidak Cukup
Dalam data contoh, kas awal tersedia Rp73 juta dan average net burn tiga bulan pertama sekitar Rp13,48 juta.
Dengan pendekatan sederhana, runway snapshot adalah sekitar 5,4 bulan.
Namun proyeksi bulanan menunjukkan kas turun di bawah minimum cash pada bulan ketiga, karena batas operasional mempertimbangkan kebutuhan minimum dan reserve.
| Metrik | Hasil Contoh |
|---|---|
| Opening Cash | Rp73.000.000 |
| Average Monthly Net Burn | Rp13,48 juta |
| Snapshot Runway | 5,4 bulan |
| Lowest Projected Cash | Negatif Rp158,45 juta |
| Peak Funding Gap | Rp198,45 juta |
| Selected Scenario | Base |
Artinya estimasi runway bukan janji bahwa perusahaan akan tetap berada di atas minimum cash selama 5,4 bulan.
Bagaimana Funding Gap Dihitung?
Workbook membandingkan projected cash dengan minimum cash dan reserve yang ditetapkan pengguna.
Jika proyeksi berada di bawah batas, workbook menunjukkan shortfall sebagai indikator kebutuhan tindakan manajemen. Funding gap adalah informasi perencanaan, bukan rekomendasi otomatis untuk mengambil pinjaman atau investasi.
Bagaimana Scenario Membantu?
Base, Upside, dan Downside dapat digunakan untuk menguji perubahan penerimaan, pengeluaran operasional, dan biaya satu kali.
Pengguna dapat membandingkan apakah keterlambatan penerimaan atau kenaikan biaya menyebabkan kas lebih cepat turun di bawah batas.
Cash Runway vs Cash Flow Forecast 13 Minggu
Cash Flow Forecast 13 Minggu memerinci posisi kas secara mingguan untuk kebutuhan likuiditas jangka pendek.
Cash Runway lebih menekankan keberlanjutan kas, burn rate, minimum cash, dan proyeksi kebutuhan dana pada horizon bulanan.
Keduanya saling melengkapi, bukan template yang sama.
Batasan Template
Hasil sangat bergantung pada asumsi inflow, outflow, dan minimum cash. Ketika pola penerimaan atau biaya berubah, pengguna perlu memperbarui forecast.
Download Cash Runway Excel
Download Cash Runway & Funding Gap Planner
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah cash runway sama dengan saldo kas?
Tidak. Saldo kas menunjukkan jumlah uang yang tersedia, sedangkan runway memperkirakan kemampuan kas mendukung operasi berdasarkan burn rate.
Bagaimana jika net burn nol atau negatif?
Rumus pembagian sederhana tidak cocok digunakan dengan cara yang sama. Posisi kas harus dievaluasi melalui proyeksi inflow dan outflow.
Apakah template menyediakan downside scenario?
Ya. Workbook menyediakan skenario untuk menguji kondisi penerimaan lebih rendah atau pengeluaran meningkat.
Butuh bantuan menyusun strategi keuangan bisnis Anda?
Start a Consultation