Dashboard Profitabilitas Proyek Excel membantu bisnis berbasis proyek mengetahui proyek mana yang menghasilkan margin, proyek mana yang melewati budget, dan di mana cost overrun mulai terjadi.
Workbook ini difokuskan pada management profitability, bukan sebagai pengganti laporan keuangan per proyek.
Download Dashboard Profitabilitas Proyek Excel
Apa yang Dimaksud Profitabilitas Proyek?
Profitabilitas proyek menunjukkan hubungan antara revenue proyek dengan direct cost dan indirect cost yang dialokasikan.
Logika dasarnya:
Project Profit = Revenue − Direct Cost − Allocated Indirect Cost
Margin kemudian menunjukkan profit tersebut sebagai persentase dari revenue.
Apa yang Ada di Workbook?
| Sheet | Fungsi |
|---|---|
| Projects | Master proyek, customer, manager, periode dan contract value. |
| Budget | Budget biaya dan revenue per proyek. |
| Revenue | Management revenue input. |
| Direct Cost | Biaya yang langsung terkait proyek. |
| Indirect Cost | Overhead yang dialokasikan. |
| Progress | Completion, milestone dan budget burn. |
| Profitability | Profit, margin, overrun dan ranking. |
| Dashboard | Ringkasan portfolio proyek. |
Apa Itu Cost Overrun?
Cost overrun terjadi ketika actual cost melebihi budget yang direncanakan.
Workbook membandingkan budget dengan actual cost sehingga proyek yang mulai melewati rencana dapat diberi warning lebih awal.
Kenapa Budget Burn Perlu Dibandingkan dengan Progress?
Jika 80% budget sudah digunakan tetapi progres proyek baru 50%, kondisi tersebut dapat menjadi sinyal untuk review.
Namun progress management tidak otomatis sama dengan revenue recognition accounting. Karena itu workbook memperlakukannya sebagai informasi operasional, bukan penentuan accounting revenue.
Contoh Hasil Portfolio
Dalam sample, empat proyek menghasilkan total revenue sekitar Rp1 miliar dan total project profit sekitar Rp136 juta.
Dengan demikian weighted Portfolio Margin sekitar 13,6%.
Sample juga memiliki satu proyek yang mencatat kerugian Rp48 juta. Kondisi tersebut membuat dashboard berguna untuk membandingkan portfolio secara keseluruhan dengan proyek individual yang membutuhkan perhatian.
Apa yang Perlu Dilihat di Dashboard?
KPI utama dapat meliputi:
- active projects;
- total revenue;
- total project cost;
- total project profit;
- portfolio margin;
- projects over budget;
- profitability ranking.
Apa Bedanya dengan Laporan Keuangan per Proyek?
Laporan keuangan per proyek berfokus pada pelaporan keuangan masing-masing proyek.
Dashboard ini lebih spesifik untuk pertanyaan management:
Proyek mana paling profitable? Mana yang over budget? Dan proyek mana yang perlu segera direview?
Untuk pembahasan pelaporan yang lebih luas, hubungkan halaman ini dengan Laporan Keuangan per Proyek.
Batasan Workbook
Revenue merupakan management input. Workbook tidak menentukan accounting revenue recognition secara otomatis.
Dasar alokasi indirect cost juga perlu ditetapkan dan direview oleh perusahaan.
Download Dashboard Profitabilitas Proyek Excel
Download Project Margin & Cost Overrun Dashboard
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa rumus profit proyek?
Pada workbook ini, profit dihitung dari revenue dikurangi direct cost dan allocated indirect cost.
Apa itu portfolio margin?
Portfolio margin membandingkan total profit seluruh proyek dengan total revenue seluruh proyek.
Apakah progress proyek menentukan revenue?
Tidak. Progress adalah management information dan tidak otomatis menentukan revenue recognition.
Butuh bantuan menyusun strategi keuangan bisnis Anda?
Start a Consultation